Banyak Mitos Tentang Ponsel
Dari Rangkuman Roy Suryo Watch , ensiklopedi bebas
| Daftar isi |
Kutipan
Pada artikel Roy Suryo: Banyak Mitos Salah tentang Ponsel (http://www.x-phones.com/www/art_detail.php?id=230) dari astaga.com, Roy Suryo dikutip sebagai berikut:
Selain itu, ponsel yang beredar di Indonesia takkan mungkin bisa meledakkan pompa bensin. Karena memakai jalur frekuensi yang berbeda dengan pompa bensin. "Boro-boro mau memasuki jalur frekuensi pompa bensin, pompa bensin disini kan masih banyak yang manual. Jadi tidak dihidupkan dengan penggunaan frekuensi," tukas Roy lagi.
Sementara di luar negeri memang pernah ada kejadian meledaknya pompa bensin akibat terinduksi jalur ponsel yang kebetulan memasuki frekuensi yang sama.
Sanggahan
Salah satu sumber utama informasi tentang ponsel yang menyebabkan kebakaran di SPBU adalah email hoax (http://en.wikipedia.org/wiki/Hoax), yang dibahas di Urban Legends: artikel #1 (http://urbanlegends.about.com/library/bl-cellphone-gas-fires.htm).
No real-world evidence exists to support these claims. Although Internet rumors have circulated since 1999 to the effect that cell phone use near gas pumps can cause fires or explosions by igniting gasoline vapors (prompting many service stations to post warnings on their pumps), not a single case has ever been documented.
Kutipan di atas kurang lebih bisa diterjemahkan menjadi:
Tidak ada bukti nyata yang mendukung klaim tersebut. Walaupun rumor di internet telah beredar sejak tahun 1999 yang kurang lebih menyatakan bahwa penggunaan telepon genggam dekat pompa bensin dapat menyebabkan kebakaran atau ledakan karena pembakaran uap bensin (yang menyebabkan banyak stasiun pengisian bahan bakar memasang peringatan pada pompa-pompa mereka), tidak ada satu kasuspun yang telah terdokumentasi
Satu-satunya laporan kejadian yang dipercayai cukup dekat dengan isi hoax tersebut dibahas juga di Urban Legends: artikel #2 (http://urbanlegends.about.com/library/weekly/aa062399.htm).
According to Horsel's report, the explosion occurred after a tanker finished pumping fuel into an underground diesel tank. The direct cause, he determined, was static electricity igniting a flammable mixture of fuel vapors and air which had accumulated in the emptied tanker compartment.
Terjemahan bebas dari kutipan kedua tersebut adalah: Menurut laporan Horsel, ledakan terjadi setelah seorang petugas mobil tangki selesai memompa bahan bakar ke tangki disel bawah tanah. Penyebab langsung, menurutnya, adalah listrik statik yang memicu campuran mudah terbakar uap bahan bakar dan udara yang telah terakumulasi di dalam kompartemen mobil tangki yang telah disalurkan isinya hingga kosong
Selain itu, pompa bensin adalah alat yang berfungsi untuk memompa bensin dari tangki penyimpanan yang ada di bawah tanah menuju tangki bensin yang terdapat di mobil-mobil. Pompa bensin tidak membutuhkan transmisi data tanpa kabel, sehingga tidak membutuhkan alokasi frekuensi untuk komunikasi data. Cara kerjanya tidak jauh berbeda dengan pompa air, hanya saja pada pompa bensin terdapat alat untuk mengukur volume bensin yang telah dipompa.
Lain-lain
Dalam salah satu episodenya, program televisi Brainiacs: Science Abuse pernah menunjukkan eksperimen yang mencoba membuktikan hubungan antara ponsel dan kebakaran (lihat juga dalam artikel di The Inquirer (http://www.theinquirer.net/?article=13339)). Dalam sebuah karavan yang di dalamnya ditempatkan tangki berisi bensin, dan juga disemprotkan bensin ke dalam ruangannya, diletakkan sebuah ponsel. Ketika ponsel tersebut berdering karena dihubungi dari ponsel yang lain, tidak terjadi apa-apa. Begitu pula ketika eksperimen diulang dengan menggunakan enam buah ponsel.
Tahapan eksperimen yang berikutnya ternyata dapat meledakkan karavan tersebut. Sebuah kabel panjang ditarik dari karavan hingga ke suatu tempat yang aman. Ujung kabel ditempatkan di dalam karavan. Seseorang diminta menghasilkan listrik statis dengan menggosok-gosok bajunya (terdapat isolator ke bumi, agar listrik statis tidak langsung hilang). Karavan terbakar dan meledak tatkala orang tersebut memegang ujung kabel yang lain sehingga menyebabkan muatan listrik statis mengalir ke dalam karavan.
Referensi
- Informasi tentang email hoax dari Symantec (http://www.symantec.com/avcenter/hoax.html)
- Situs lain tentang hoax (http://www.millersmiles.co.uk/identitytheft/spoof-email-and-spoof-web-page-library.htm)

