Hanya 20% Akses Situs Porno di Internet
Dari Rangkuman Roy Suryo Watch , ensiklopedi bebas
| Daftar isi |
Kutipan
Pada seminar "Pengaruh Teknologi Informasi Terhadap Perilaku Seks Seseorang" yang digelar dalam rangka launching program Magister Manajemen di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya, Roy Suryo mengatakan bahwa "Hanya 20% Akses Situs Porno di Internet". Berikut adalah kutipan dari artikel dari situs web Pemerintah Daerah Nanggroe Aceh Darussalam (http://www.nad.go.id/index.php?id=853&show=Berita&subshow=TampilPenuh).
Pakar telematika KRMT Roy Suryo menegaskan bahwa akses situs pornografi di internet hanya 20% dan hal itu umumnya dilakukan pengguna internet yang pemula.
"Hasil riset yang ada menunjukkan akses internet itu 42% untuk membaca email, 39% untuk membaca berita, dan sisanya untuk informasi produk, riset, chatting, dan surfing yang 20% diantaranya dapat mengarah ke porno," katanya di Surabaya.
Sanggahan
Trafik Bittorrent
Roy Suryo sepertinya belum mengenal bittorrent, yang menurut beberapa penelitian mutakhir telah menghabiskan lebih dari 30% dari seluruh trafik internet (http://news.netcraft.com/archives/2005/01/14/server_struggles_slow_torrent_hub_lokitorrent.html) pada tengah tahun pertama 2004.
Perbandingan Trafik
Sebuah studi (http://www.caida.org/outreach/papers/2004/p2p-dying/p2p-dying.pdf) yang dipublikasikan di CAIDA memberikan angka perbandingan antara web : mail : p2p berkisar antara 47,7 - 72 % : 1,2 - 3,2 % : 8 - 14 %
Artikel ini belum lengkap. Apabila anda memiliki informasi lebih lengkap, silakan dilengkapi (http://rangkuman.roysuryowatch.org/index.php?title=Hanya_20%25_Akses_Situs_Porno_di_Internet&action=edit)

