roysuryo
... ..:.. .::::

July 2004
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31

Pembodohan Digital

Saya benci pada pembohong. Saya lebih benci lagi pada orang yang membohongi banyak orang. Dan kali ini entry blog saya ini akan berisi kebencian terhadap seseorang yang banyak membodohi rakyat Indonesia. Dan saya akan menyebutkan namanya: Roy Suryo.

Saya sebenarnya sudah tidak suka pada orang ini pada kasus telepon Andi Ghalib. Roy Suryo mengklaim bahwa dia bisa membuktikan bahwa itu adalah benar suara Andy Ghalib, dengan keyakinan 100%. Dan kali ini Roy Suryo muncul lagi dalam kasus Sukma Ayu, dengan mengklaim bahwa dia yakin foto yang dia terima bukan rekayasa, dengan menggunakan suatu argumen -- yang mungkin menurut orang awam merupakan argumen yang hebat -- yang tidak bisa saya terima.

Biometrik adalah suatu studi statistik terhadap fenomena biologis., tapi kita akan berbicara dalam konteks biometrik yang lain yaitu teknologi yang didedikasikan untuk mengidentifikasi individu menggunakan karakteristik biologis seperti retina, iris, sidik jari, suara, ataupun suara.

selengkapnya silakan lihat di

http://opensource.or.id/~yohanes/blog/archives/2004_02.html

Comments
(Anonymous)
Yang penting beken

Yang penting keren, yang penting beken, toh gak banyak orang tahu. Lagipula udah terlanjur dicap sebagai pakar IT dan pakar multimedia. Masak sih pakar salah? Entar orang2 awam bilang, ngiri aja lu.

(Anonymous)
Hayo.. patahkan argumen Roy lewat media

si Raden mas ini sebenarnya kan modal ngecap aja. jadi seperti yang kita percayai ilmu dia kan sebenarnya blom pernah di komparasi. coba minta dia buktikan alat yang dia pake buat kasus Andi Ghalib ini buat membedakan suara butet ama soeharto, bisa gak..? gw sih kagak percaya bakalan berhasil.

Cuman heran banget yah.. napa media menganggap si Raden mas ini bak setengah dewa, semua perkataanya di-quote abis tanpa diolah apalagi media yang namanya detik.com. wuih nyebelin banget.. kelihatan banget otaknya sama2 gak ada isinya. Roy dibesarkan oleh media, jadi siapa berani patahkan dia lewat media..? Bukan sebagai pribadi tapi sebagai orang yang bergelar pakar musti dibuktikan kepakarannya. Jangan2 dia pakai methode yang selalu salah (seperti yang diucapkan oleh Bp. Onno pd kasus kejanggalan data KPU)

(Anonymous)
Ayo di kasih blog effect ..

Klo mau lewat media, saya kira agak susah. Karena media tidak akan mau menerbitkan klo tidak berpotensi jadi boom. So gmn klo kita ciptakan efek boomnya lewat blog effect .. niru2 slashdot effect .. klo udah rame ntar pasti uneg2 disini bsia sampe ke detik.com. So?..

http://geek.blogthing.com