roysuryo
... ..:.. .::::

July 2004
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31

Back July 16th, 2004 Forward
KRMT Roy Suryo Siap Perkarakan Chusnul

Jakarta, Pengamat multimedia Roy Suryo mengaku siap memperkarakan penanggung jawab Sistem Teknologi Informasi KPU, Chusnul Mar'iyah ke kepolisian tentang tuduhan Chusnul bahwa Roy Suryo mendapat bayaran tim sukses capres Wiranto/Salahuddin Wahid.

Sebelum mengadukan Chusnul Mar'iyah ke kepolisian, Roy menyatakan akan lebih dulu mengajukan surat formal dulu untuk menuntut permohonan maaf Chusnul Mar'iyah. Permohonan maaf diharapkan oleh Roy Suryo ditampilkan di media baik cetak maupun elektronik yang menampilkan pernyataan Chusnul Mar'iyah.

"Kalau mau minta maaf oke, tidak akan saya lanjutkan. Kalau tidak, saya akan perkarakan dan mungkin akan ada penyitaan handphone tersebut," kata Roy dalam acara Diskusi "Penghitungan Suara Lewat Internet KPU Kenapa Meragukan" yang diadakan oleh Radio 68H di Restoran Mina, Hotel Sahid Jaya Jakarta, Kamis (15/7/2004).

Tentang penyitaan telepon seluler milik Chusnul Mar'iyah, menurut Roy itu bisa dilakukan melalui unit cybercrime di kepolisian. "Saya ingin membantu Ibu itu melacak pengirim SMS soal tuduhan itu jika benar ada SMS tersebut. Jika ternyata tidak ada SMS tersebut atau dihapus maka pernyataannya yang akan saya perkarakan," tandas Roy Suryo.

Pernyataan Chusnul Mar'iyah yang dimaksud oleh Roy Suryo tersebut dikeluarkan pada acara dengar pendapat hasil penghitungan suara melalui TI yang digelar di Pusat Tabulasi Nasional di Hotel Borobudur Selasa (13/7/2004) malam.

Chusnul ketika itu menuduh Roy Suryo menjual data perhitungan suara kepada Capres Wiranto/Salahuddin Wahid. Chusnul juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap statemen yang dikeluarkan Roy. Chusnul mengaku memperoleh informasi tersebut melalui SMS.

Roy langsung meminta bukti SMS tersebut. "Mana nomornya, saya bisa lacak untuk membantu Ibu melacak SMS gelap itu. Jangankan capres, orang biasa pun yang minta data akan saya beri gratis," sambarnya. Chusnul tidak bersedia menunjukkan nomor ponsel pengirim SMS tersebut. (sumber : detik.com)

Roy Suryo Sang Jagoan

"...Dalam pandangan saudara-saudaranya, Roy pribadi yang baik, meski punya kekurangan. Bagi Donny, Roy kakak yang asyik diajak bermain, meski mempunyai ego besar.

Sebaliknya, di mata kakak laki-lakinya, Sony Suryo, Roy orang yang suka mencari popularitas. "Lha kayak dia ikut tim (pelacakan) Tommy Soeharto, sebenarnya kan bukan (mencari) Tommy-nya yang penting, tapi ... popularitasnya," kata Sony, seorang dokter spesialis kejiwaan di satu rumah sakit Yogyakarta.

Menurut Sony, pola pikir seseorang akan berbeda kalau ia memiliki anak. Segala tindak-tanduk akan memperhitungkan dan mempertimbangkan anak atau keluarga. "Nah, Roy ini sing penting mlebu koran (yang penting masuk koran). Nggak ada perhitungannya," kata Sony, tertawa. ...."

Selengkapnya, silakan baca : http://www.pantau.or.id/txt/15/08.html

Pembodohan Digital

Saya benci pada pembohong. Saya lebih benci lagi pada orang yang membohongi banyak orang. Dan kali ini entry blog saya ini akan berisi kebencian terhadap seseorang yang banyak membodohi rakyat Indonesia. Dan saya akan menyebutkan namanya: Roy Suryo.

Saya sebenarnya sudah tidak suka pada orang ini pada kasus telepon Andi Ghalib. Roy Suryo mengklaim bahwa dia bisa membuktikan bahwa itu adalah benar suara Andy Ghalib, dengan keyakinan 100%. Dan kali ini Roy Suryo muncul lagi dalam kasus Sukma Ayu, dengan mengklaim bahwa dia yakin foto yang dia terima bukan rekayasa, dengan menggunakan suatu argumen -- yang mungkin menurut orang awam merupakan argumen yang hebat -- yang tidak bisa saya terima.

Biometrik adalah suatu studi statistik terhadap fenomena biologis., tapi kita akan berbicara dalam konteks biometrik yang lain yaitu teknologi yang didedikasikan untuk mengidentifikasi individu menggunakan karakteristik biologis seperti retina, iris, sidik jari, suara, ataupun suara.

selengkapnya silakan lihat di

http://opensource.or.id/~yohanes/blog/archives/2004_02.html

Back July 16th, 2004 Forward