roysuryo
... ..:.. .::::

July 2004
        1 2 3
4 5 6 7 8 9 10
11 12 13 14 15 16 17
18 19 20 21 22 23 24
25 26 27 28 29 30 31

Pria Berbusana Terbaik

Roy Suryo bisa sedikit meregangkan urat syaraf. Meski sedang punya masalah dengan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Chusnul Mariyah, pakar multimedia ini kemarin malam masih bisa mengobral senyum manis. Ini terjadi ketika Yayasan Pembina Mode Indonesia menganugerahkan penghargaan sebagai Pria Berbusana Terbaik Indonesia 2004.

Selengkapnya di http://www.jawapos.co.id/index.php?act=detail_c&id;=120442

Comments
(Anonymous)

Tujuh kali tujuh sama dengan empat sembilan, setuju nggak setuju yang penting penampilan :))

(Anonymous)
Bung Suyo belum paham dengan TI

Bung Suryo, penggunaan TI yg terlalu canggih dalam pemilu sebenarnya tidak perlu anda persoalkan. Saya bangga dengan pemerintah Indonesia yang berani menggunakan infrastructure TI untuk ambil bagian dalam pemilu. Masih adanya kekurangan-kekurangan KPU dalam penggunaan TI itu adalah wajar, karena yg harus dipersoalkan adalah siap atau tidaknya SDM yg mengoperasikan infrastructure TI itu. Biaya besar yg keluar adalah wajar karena diperlukan untuk pembangunan infrastructures TI yg canggih dan memberikan pelatihan-pelatihan kepada SDM dalam penggunaan dan pengoperasian TI. Anda sebagai seorang yg disebut “Pakar” boleh megatakan penggunaan excel adalah lebih baik, karena anda seorang pakar multimedia. Bila kita tanyakan kepada pakar TI, maka mereka akan memberikan saran yg lebih baik dan lebih canggih. Wajar memang kalau kita mengadaptasi TI yang canggih kita harus mengeluarkan biaya yg besar. It’s a part of costs infrastructure! Have you learned about it before? Negara lain menggunakan “electronic voting and counting system” (EVACS) dalam pemilu mereka. Berapapun biaya yg dikeluarkan, asal benar-benar bermanfaat bagi banyak orang sebenarnya tidak masalah. Bung Suryo, please feel free to ask me regarding IT trends, and as an IT expert I’ll do my best to answer it :)